Hasto kecewa, sebab pernyataan itu tanpa menyebutkan sumber. Dan seolah-olah menuduh ada skenario yang dilakukan pemerintah.
Ia meminta Denny Indrayana tak menyamakan pengalamannya di pemerintahan sebelumnya dengan pemerintah sekarang.
"Bagi PDIP sangat nyata dua kali pemilu bahkan ketika PDIP dalam pemerintahan kenaikan yang diperoleh PDIP itu sangat realistis dan itu melalui kerja organik," katanya.
Meski demikian, Ia menegaskan bahwa partainya telah siap mengikuti apapun hasil putusan MK soal sistem pemilu, baik dengan sistem daftar terbuka maupun tertutup.
Walaupun demikian, PDIP sendiri sejak awal mendukung agar sistem pemilu menggunakan daftar tertutup demi kelembagaan partai.
"Meskipun PDIP berdasarkan aspek-aspek strategis dan juga untuk mendorong pelembagaan partai politik kami mendorong proporsional tertutup," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026