"Koalisi permanen ya? Kalau capres sudah pasti Prabowo, nah cawapresnya tetap permanen atau akan beda? Ketua umum partai lain pasti ada yang mengincar posisi itu," kata Hensat lewat akun X, Minggu 16 Februari 2025.
Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu juga menyinggung wacana ini dapat diartikan sebagai upaya mempertahankan kekuasaan bagi elite politik saat ini.
"Bentar ya rakyat, ini penguasa lagi nyiapin kekuasaan buat dirinya," sindir Hensat.
Wacana koalisi permanen menjadi hal baru dalam perpolitikan Indonesia. Namun, dengan realitas politik yang dinamis, belum dapat dipastikan apakah seluruh anggota KIM akan tetap solid hingga 2029 atau justru mengalami perubahan komposisi menjelang Pilpres mendatang.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026