"Maksudnya apa? Apa yang bermuka dua? PDIP kacang lupa kulitnya, yang menjadi modal Jokowi di periode pertama (Jokowi-JK) dan periode kedua (Jokowi-Maruf Amin) itu PDIP dan Nasdem, Nasdem dan PDIP," tegas Willy di kantor DPP NasDem, Jakarta, Jumat (2/6).
"Jokowi lahir dari gedung ini, Jokowi anak dari Nasdem. Ibunya PDIP, bapaknya Nasdem," sambung anggota Tim Delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.
Bagi Nasdem, mendukung Pemerintahan Jokowi sampai habis masa periode adalah tugas konstitusional sejak awal. Willy meminta PDIP tidak memprovokasi karena perbedaan sikap politik.
"PDIP bersikap dewasalah, jangan provokasi seperti ini," tutup Willy.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?