"Karena Pak Rosan ini bekas Ketua Kadin, artinya apa, kebersamaan BUMN dengan private sector akan terasa dan Pak Tiko itu Wakil Ketua Kadin. Jadi istilah BUMN ini menara gading tidak dekat dengan perusahaan swasta ini terbantahkan," jelas Erick.
Lebih lanjut Erick menambahkan, pengalaman Rosan di dunia internasional dan pengusaha diharapkan dapat mempercepat target BUMN.
"Nah, peran Pak Rosan ya tadi, bagaimana dengan expertise-nya di dunia internasional sebagai Dubes (duta besar), Kadin ini juga bisa mendorong percepatan apa yang kita mau dorong di BUMN," tandasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara