Baca Juga: Musrenbang Sidomukti Salatiga 2024: Menuju Pembangunan yang Lebih Maju
ETF, atau Exchange-Traded Fund (Dana yang Diperdagangkan di Bursa), adalah instrumen investasi yang menggabungkan konsep saham dengan diversifikasi portofolio seperti reksa dana.
ETF Bitcoin diperdagangkan di bursa efek seperti saham, memungkinkan investor untuk membeli atau menjualnya sepanjang hari perdagangan.
Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk mencerminkan kinerja indeks atau aset tertentu, memberikan akses mudah dan biaya yang lebih rendah bagi investor untuk mengalokasikan portofolio mereka.
Baca Juga: Burung Ababil, Keajaiban yang Disebut Dalam Al Quran Pembawa Batu Panas, Kenapa Tidak Terbakar?
Dampak signifikan dari ETF Bitcoin dapat dilihat dari kasus ETF emas, di mana harga emas mengalami lonjakan 350 persen setelah adopsi ETF.
Jika kita menerapkan logika yang sama pada situasi saat ini, dengan persetujuan ETF Bitcoin spot, kita dapat mengantisipasi lonjakan serupa dalam harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: insiden24.com
Artikel Terkait
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara
Impor Barang Bekas ke RI Meledak, dari 7 Ton jadi 3.600 Ton
Harga BBM Dex Series Naik Lagi per 1 November 2025