Nantinya, para pelajar tersebut akan dibekali dengan pengetahuan serta pelatihan khusus dari tenaga ahli tentang bagaimana caranya menjadi agen pemulihan di masyarakat.
“Keterlibatan pelajar sebagai agen pemulihan ini sebenarnya sudah kita jalankan sejak tahun 2020. Satu tahun ada 10 orang pelajar. Dan di tahun depan (2024) program ini akan lebih kami intensifkan lagi,” papar Arif.
Selain itu, lanjut Arif pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai upaya. Salah satunya adalah dikukuhkannya 10 kelurahan menjadi kawasan bebas narkoba. "Sosialisasi yang kami lakukan selain turun langsung ke lapangan adalah melalui pagelaran seni, sosialisasi melalui media luar ruang. Termasuk juga dengan media cetak dan media online," jelasnya.
Kemudian, selama tahun 2023, Arif mengatakan bahwa pihaknya mengungkap kasus lebih banyak dari tahun sebelumnya. "Tahun ini kami mengungkap lima kasus, sedangkan tahun 2022 hanya tiga kasus,” ujarnya.
Menurutnya, tren peningkatan ini tidak lepas dari pengaruh ditetapkannya Banjarbaru sebagian Ibu Kota Provinsi Kalsel. “Karena seiring jadi ibu kota provinsi, kasus peredaran narkoba di tempat kita memang naik," terangnya.
BNN Banjarbaru menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba. “Capaian ini menjadi langkah awal dalam upaya pemberantasan narkoba dan membangun masyarakat yang lebih sehat,” tuntasnya.
Tren peningkatan kasus ini juga diakui oleh pihak kepolisian. Kasat Res Narkoba Polres Banjarbaru, Iptu A Denny Juniansyah melalui Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO), IPTU Hafiz Rusdin mengatakan, pada tahun 2023 ini pihaknya mengungkap 131 kasus narkoba. Di mana 24 kasus di antaranya masih belum selesai berkasnya alias masih belum P21.
"Barang bukti paling banyak sabu - sabu sebesar 4,5 kilogram, ineks 20 butir. Selain itu juga ada beberapa kasus yang ditemui masyarakat memakai Karisoprodol yang didominasi para pekerja," rincinya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbanjarmasin.jawapos.com
Artikel Terkait
Usai Tersangkakan Nadiem, Nurcahyo Jabat Kajati Kalteng
Akhir Pelarian Anggota Resmob ‘Abal Abal’, Tipu Ratusan Ternyata Buat Ini
Ira Puspadewi Tak Bisa Disamakan dengan Tom Lembong
Anak Riza Chalid soal Kasus Minyak Mentah: Ayah Saya Tak Terlibat!