Pemilik kos dan teman-teman korban langsung memeriksa untuk memastikan kondisi jasad. Dan langsung melapor ke Polsek Gringsing.
Kapolsek Gringsing AKP Imam Sudrajat yang memimpin olah TKP menyatakan korban meninggal dunia murni karena sakit.
"Saat ditemukan, tubuh korban sudah kaku. Perkiraan korban meninggal 5 sampai 6 jam sebelum ditemukan,” jelas Kapolsek.
Dari pemeriksaan tim medis dan olah TKP dipastikan korban meninggal karena sakit. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Dari teman-teman kerja didapat keterangan, jika tiga hari sebelumnya, korban mengeluh tidak enak badan. Tapi tetap memaksakan diri untuk bekerja. Korban juga diketahui mengonsumsi obat flu.
"Hari Sabtu (23/12/2023) korban mudik ke Grobogan. Tapi hari Minggu pagi sudah kembali lagi dan langsung bekerja sampai sore. Mungkin korban kelelahan," kata salah satu teman korban yang tidak mau disebutkan identitasnya.
Usai pemeriksaan jenazah, korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Grobogan. (han/ida)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metropekalongan.jawapos.com
Artikel Terkait
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta
Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK Lagi, Saksi Kunci Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun