“Yang diedarkan itu justru mengarah pada satu tokoh kunci di PDIP. Jadi sebetulnya PDIP juga tau bahwa pasti suatu waktu panahnya makin dalam menuju PDIP, panah BTS ini,” ujar Rocky, dikutip WE NewsWorthy dari kanal YouTube pribadi pada Selasa (23/5/2023).
Dengan demikian, akhirnya publik mengetahui bahwa ada pesan terselubung di balik penangkapan Plate yaitu bahwa Plate akan membuka orang-orang di balik kasus korupsi itu.
“Dan orang akan menilai itu berarti ada pesan terselubung dari Pak Jokowi dengan menangkap Johnny Plate bahwa Johny Plate akan buka,” jelas Rocky.
“Begitu publik mencurigai dan kecurigaan itu menjadi dasar bagi jaksa agung untuk memeriksa beberapa tokoh di PDIP. Ini kita Cuma membaca kecenderungan ke situ, bukan kita menuduh,” sambungnya.
Ahli ilmu filsafat ini meyakini dana Rp8 triliun yang dikorupsi tidak mungkin dinikmati sendirian. “Karena tadi poinnya adalah 8 triliun itu nggak mungkin disebut aja dikunyah sendiri,” pungkas Rocky.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta
Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK Lagi, Saksi Kunci Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun