"Alasannya tidak logis yang disampaikan dalam surat pembatalan itu karena ada pertandingan sepak bola malam harinya itu sesungguhnya sebelum surat izin keluar sudah sama-sama kami ketahui karena Selasa kami dengan kepala Dispora survei ke sana, kami akan komitmen tidak akan menginjak rumput," ujar Heri.
Heri menduga pencabutan izin penggunaan stadion secara sepihak itu dilakukan karena terkait Anies Baswedan yang bakal menghadiri acara tersebut. Heri pun memastikan bahwa Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan memang sejatinya bakal hadir di acara itu.
"Itu (izin dicabut seusai Anies diketahui bakal hadir) terkonfirmasi melalui pernyataan kepala Dispora karena kan setelah itu pamflet (acara) ada gambar Anies itu menyebar ya," ujar Heri.
Pihak PKS pun tetap bakal menggelar acara pada Sabtu pagi, tetapi dengan format yang berbeda. Acara senam dibatalkan dan diganti flashmob, yakni berjalan kaki dari Jalan Raya Inspeksi Kalimalang hingga Jalan Jenderal Ahmad Yani. Anies Baswedan juga tetap bakal menghadiri acara tersebut untuk menyapa warga Kota Bekasi.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Hotman Paris Kritik Kasus Penjual Es Gabus: Pelukan Bukan Pengganti Keadilan
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak Ngojek, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus Korban Tuduhan Spons