Baca Juga: PLN UP3 Depok Lakukan Penyalaan Serentak Pogram Light Up The Dream di Wilayah Kerja ULP Cimanggis
“Jadi mereka modusnya dengan merusak atau menjebol lubang kunci, sehingga pelaku bisa melancarkan askinya kurang dari 5 menit,” kata dia.
Kompol Judika Sinaga mengatakan, saat menjalankan askinya pelaku menggunakan dua motor dengan jumlah 4 orang.
“Jadi satu orang memetik langsung, dan sisanya memantai dari dari segala arah, dan dia targetnya random, dia berkeliling,” tutur dia.
Baca Juga: Akrab dengan Lurah Sawangan Baru Depok, Firman Septiadi Nurjaman Bagian 1
Berdasarkan pengakuan pelaku, hasil curanmor nantinya akan dijual melalui media sosial Facebook dengan menggunakan sistem COD, dengan menawarkan harga yang berfariasi dari Rp2 juta sampai Rp2,5 juta.
“Pembelinya juga randon berasal dari wilayah mana saja, yang melihat postingan pelaku,” ungkap dia.
Kompol Judika Sinaga menuturkan, bahwa pelaku sudah menjalankan aksinya sebanyak 10 kali di wilayah hukum Polsek Cimanggis.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radardepok.com
Artikel Terkait
Penjual Es Gabus Sudrajat Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaled, Kisah Haru yang Viral
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es
Hotman Paris Kritik Kasus Penjual Es Gabus: Pelukan Bukan Pengganti Keadilan
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman