“Alhamdulillah, di bawah pengawalan Tim Penanggulangan Kemiskinan Provinsi yakni Kepala Bappeda Provinsi NTB yang sudah mendesain sedemikian rupa langkah-langkah dan tahapannya, yang diintegrasikan dalam kegiatan program Jumat Salam," jelasnya.
Selain itu, pengendalian inflasi dengan mengadakan pasar murah dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
Miq Gite juga menegaskan upaya percepatan investasi di Provinsi NTB akan terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Seperti akan beroperasinya smelter, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, hingga terbangunnya kawasan industri baru yang akan menggerakkan UMKM.
“Semoga masa keemasan NTB pada tahun 2025 yang pernah kami rilis yang kami prediksikan akan terwujud," ungkapnya. (lil)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokpost.jawapos.com
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap