"Untuk tahapan pertama diharapkan semua K/L/D dapat memasukkan data dalam platform digital. Ini ditargetkan nanti bulan Mei sudah dilakukan tes, jika belum masih kosong lagi, masih bisa tes di berikutnya," ujarnya.
Terkait arah kebijakan dan urgensi pemenuhan ASN tahun 2024, disampaikan dia, proyeksi penyelesaian tenaga non ASN, proyeksi kebutuhan ASN tahun 2024 optimalisasi pengisian ASN dan alur perencanaan kebutuhan ASN tahun 2024.
"Bila dilihat dari komposisi pegawai kita ini terus berkembang seiring dengan penambahan atau formasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah," sebutnya.
Tahun ini, disampaikan dia, pemerintah memberi alokasi cukup besar bagi fresh graduate untuk mengikuti seleksi, baik dosen, guru, tenaga kesehatan, tenaga teknisi termasuk di dalamnya talenta digital, dan banyak sektor lainnya.
Baca Juga: Empat Pasar Tradisional di Tanjab Timur Bakal Ada Penambahan Sarana Prasarana
"Kita dorong agar instansi pemerintah pusat maupun daerah memanfaatkan alokasi formasi sesuai kebutuhan, agar reformasi birokrasi berdampak bisa terwujud," sebutnya.
Rekrutmen ASN tahun 2024 telah diumumkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat 5 Januari 2024 dengan formasi 2,3 juta.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es
Hotman Paris Kritik Kasus Penjual Es Gabus: Pelukan Bukan Pengganti Keadilan
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak Ngojek, Dedi Mulyadi Syok