Lia Kania Dewi menerangkan, 10 program strategis Kota Bogor itu diantaranya Pembangunan Sekolah Satu Atap di SD Duta Pakuan, Kecamatan Bogor Timur dan SDN Cimahpar 3, Kecamatan Bogor Utara.
Kemudian ada lanjutan pembangunan jalan R3.
"Nah, 10 kegiatan strategis ini kami monitoring, selain itu adanjuga kegiatan yang dimonitor. Dari semua kegiatan ini, sifatnya tidak semua kami monitor ke lapangan, karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata dia.
"Tetapi bisa dilihat dari laporan progres, itu dilihat dengan target pencapaian juga disesuaikan dengan target serapan anggaran," imbuh Lia Kania Dewi.
Ia menjelaskan, pihaknya kini sudah memiiki aplikasi siAdbang. Sehingga bisa dilihat kegiatan sejauh mana kesesuaian yang ada dengan target. Tetapi setiap bulan pihaknya ke lapangan monitor kegiatan selain 10 strategis.
"Saat ini kami monitoring persiapan di lapangan 10 program strategis, kami sudah tinjau ke lapangan. Seperti program sekolah Satap sudah dipersiapkan relokasi sekolah SDN eksisting ke sekolah sementara," jelasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metropolitan.id
Artikel Terkait
Pro Kontra Kasus Es Gabus Spons: Analisis Pandangan Firdaus Oiwobo vs Susno Duadji
Babinsa Serda Heri Dihukum Penahanan 21 Hari Usai Tuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons
Penjual Es Gabus Sudrajat Dapat Hadiah Umroh dari Aishar Khaled, Kisah Haru yang Viral
Suderajat Ungkap Penganiayaan Preman Sebelum Viral: Kronologi Lengkap Kasus Penjual Es