NARASIBARU.COM - Peristiwa-peristiwa sosial, politik, ekonomi, dan hukum belakangan ini menjadi bukti nyata menurunnya kualitas demokrasi selama pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Indeks Persepsi Korupsi yang semakin memburuk, pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penyusunan Omnibus Law pengaman investasi tanpa partisipasi publik, dan berbagai indikasi pelanggaran etika adalah cerminan ketidaksetaraan dalam proses pembangunan di Indonesia.
Kualitas institusi merupakan pilar utama untuk peningkatan kesejahteraan.
Baca Juga: Diintimidasi Lewat Pesan WhatsApp, Guru Besar UI Nyatakan Sikap Deklarasi Damai Kebangsaan
Pembangunan yang hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tanpa memperhatikan nilai-nilai berbangsa, dapat merusak tatanan berbangsa.
Artikel Terkait
Raymond Chin Ungkap Sistemik Jaringan Jeffrey Epstein: Cara Predator Tundukkan Elite Global
Video Viral Cukur Kumis: Fakta Hoax Penangkapan Wanita Berhijab & Klarifikasi
Klarifikasi TNI Soal Video Viral Anies Baswedan Bertemu Intel di Karanganyar: Pertemuan Tak Disengaja
Liu Xiaodong, Otak Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang, Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan