Perang besar-besaran antara Israel dengan Palestina di Gaza telah berlangsung lebih dari 100 hari, terhitung dari tanggal 7 Oktober 2023.
Perang tersebut mengakibatkan semua penduduk di Gaza harus mengungsi dan meninggalkan rumah mereka.
Sejak awal mulai perang besar pada tanggal 7 Oktober 2023, Gaza benar-benar di serang habis-habisan oleh Israel.
Baca Juga: Terdengar Seperti Suara Mobil Lewat, Gunung Marapi Kembali Mengeluarkan Abu Vulkanik Pagi Ini
Dimana serangan tersebut telah memakan korban jiwa lebih dari 19 ribu warga Gaza pada bulan Desember 2023 lalu.
Sebenarnya aksi Benjamin Netanyahu menyatakan hal tersebut mendapat banyak kontra dari berbagai pihak.
Dengan mengatakan perang Israel di Gaza dapat berlanjut hingga tahun 2025, Benjamin Netanyahu mendapat kritikan dari Menteri Luar Negeri Irlandia Michael Martin.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Mulai 1 Februari 2025, Elpiji 3 kg Tak Lagi Dijual di Pengecer
Peringatan BMKG: Gempa Megathrust Mentawai-Siberut Tinggal Menunggu Waktu, Bisa Capai M 8.9
Prihatin Soal Konflik PKB vs PBNU, Komunitas Ulama dan Nahdliyin Keluarkan 9 Rekomendasi
Cabut Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi, DPR: Jangan Buka Ruang Generasi Muda untuk Berzina!