“Padahal, baliho-baliho itu dibuat oleh relawan yang bersedia menyumbang untuk mengkampanyekan Anies. Mereka kami himbau agar tetap tenang dan tidak sampai membalas merusak alat peraga kampanye calon lain.”
“Kami tetap pada cara kampanye yang baik-baik saja,” urai pria yang menjabat sebagai Sekretaris Komisi B DPRD Jember.
Oleh karena itu, David akan melaporkan aksi vandalisme tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Supaya pelaku perusakan baliho segera ditangkap.
“Kami akan segera melapor ke polisi kaitan aksi perusakan baliho Anies tersebut,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan tiba di Jember pada 6 Mei 2023.
Saat baru mendarat di Bandara Notohadinegoro, Anies Baswedan disambut ratusan orang pendukungnya bersama Bupati Jember, Hendy Siswanto.
Anies Baswedan juga sempat makan malam bersama dalam rumah pribadi penguasa Bumi Pandalungan ini, yang berada di Kampung Ledok, Kecamatan Kaliwates Jember.
Kemudian Anies dialog bersama relawan perempuan ketika nongkrong di sekitar kawasan Kampus Tegal Boto.
Tepatnya, di kafe Tipis-Tipis Jalan Danau Toba, Kecamatan Sumbersari.
Selanjutnya, Anies Baswedan sowan KH. Muzzaki Syah pengasuh Ponpes Al-Qodiri yang berada di Kecamatan Patrang Jember, untuk meminta doa restu.
Keesokan harinya, Anies mengunjungi lingkungan pondok pesantren Talangsari untuk salat subuh berjamaah dengan warga di masjid Al Ghofilin.
Puncak aktivitas Anies menghadiri haul Habib Sholeh di Kecamatan Tanggul. Disitu Anies memiliki kesempatan untuk berbicara ke hadapan ribuan orang yang datang. [IndonesiaToday/HN]
Sumber: hajinews.id
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?