Namun, stok makan sudah habis. Tak terima ditolak, keduanya langsung marah-marah dan adu mulut dengan Karina hingga menarik perhatian warga sekitar.
Momen itu direkam warga dan cepat menyebar di media sosial. Banyak yang mengira warung Kang Mus dipalak preman. Padahal, hasil penyelidikan menunjukkan dua pria itu hanyalah tukang parkir yang biasa nongkrong di sekitar warung dan dalam kondisi setengah teler.
“Itu tukang parkir yang biasa di situ. Karena makanan habis, dia nggak terima, akhirnya ribut. Memang informasinya, setengah teler,” katanya.
Dia menegaskan, tidak ada aksi pemerasan, ancaman, atau pungli seperti yang ramai di media sosial. Polisi juga sudah menemui Karina Ranau untuk memberikan perlindungan dan memastikan situasi aman.
“Kalau memang ada hal-hal yang dirugikan, yang perlu ditindaklanjuti, kami arahkan buat laporan polisi,” ucap Mansur
Sumber: inews
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis