Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam, menyatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran mendalam.
"Kita telusuri dulu," ujar dr Abdul Hakam seperti dikutip dari Metrotvnews.com, Senin (5/1/2026).
Pihak manajemen sedang mengambil langkah-langkah administratif dan hukum, termasuk pembuatan berita acara untuk menyusun kronologi kejadian. RSUD juga akan berkoordinasi dengan inspektorat terkait penanganan pegawai yang bersangkutan.
Ancaman Sanksi Berat bagi Oknum Pegawai
Dr Abdul Hakam menegaskan, jika dugaan dalam video viral tersebut terbukti benar, oknum pegawai akan menghadapi sanksi disiplin berat sesuai peraturan kepegawaian BLUD.
Pihak rumah sakit berjanji akan bersikap transparan dalam proses investigasi dan penanganan kasus ini. Langkah ini diambil untuk menjaga nama baik institusi pelayanan kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Kudus tersebut.
Publik kini menunggu hasil investigasi resmi dari pihak RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dan pihak berwajib terkait kebenaran video viral yang memicu kontroversi ini.
Artikel Terkait
Waspada! Bahaya Link Video Bocil Block Blast Viral: Hoaks, Phishing & Cara Aman
MUI Kritik KUHP Baru: Ancaman Pidana Nikah Siri & Poligami Bertentangan Syariat Islam
Ramalan The Simpsons Kematian Donald Trump 2026: Fakta atau Hoaks AI?
Prabowo Target Swasembada Pangan 1 Tahun: Negara Kaya, Rakyat Miskin Tidak Masuk Akal