Ambisi Terselubung: Kontrol di Atas Kerja Sama
Aksi terbaru AS ini mengungkap ambisi utamanya: kepentingan nasional di atas prinsip, dan kontrol di atas kerja sama setara. Kedekatan pemerintahan Trump dengan oposisi sayap kanan Colombia serta harapan akan kemenangan mereka mengindikasikan tujuan intervensi yang sesungguhnya: memastikan pemerintahan yang tunduk pada kehendak Washington berkuasa. Pola ini konsisten, dari penggulingan pemerintah, invasi, hingga subversi verbal.
Deklarasi "Angkat Senjata": Cermin Kelelahan Sejarah Amerika Latin
Respons "mengangkat senjata" dari Presiden Petro adalah cermin dari kelelahan historis, rasa terhina, dan dorongan perlawanan akibat intervensi AS yang berkepanjangan. Setelah proses perdamaian internal yang sulit dan kemenangan demokratis, stigmatisasi dari negara adidaya tetangga mengirim pesan kelam: bagi pusat kekuasaan tertentu, peran Amerika Latin hanyalah sebagai bawahan atau musuh, bukan mitra setara.
Kesimpulan: Runtuhnya Mahkota Moral dan Masa Depan Hubungan
Pemerintahan Trump mungkin mengira tekanan dan penghinaan akan membuat Colombia dan Amerika Latin tunduk. Namun, mereka meremehkan kekuatan martabat nasional dan penilaian sejarah terhadap hegemoni. Ketika bahasa kekuasaan hanya menyisakan ancaman, ia kehilangan legitimasi moralnya. Kekuasaan yang dibangun di atas penderitaan dan pengabaian kehendak rakyat pada akhirnya menghadapi risiko keruntuhannya sendiri. Ketegangan AS-Colombia 2026 menjadi penanda babak baru resistensi dalam hubungan geopolitik benua Amerika.
Artikel Terkait
AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional: Dampak dan Kekhawatiran Indonesia
Video Call Parera 11 Menit Viral: Fakta, Modus, dan Bahaya Penyebaran Ilegal
Panduan Lengkap Pengiriman Laut China ke UAE: Dokumen, Bea Cukai & Tips 2024
Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Beri Peringatan Keras: Analisis Ketegangan AS-Iran 2024