Kesaksian Pilu Prajurit Venezuela: "Saya Terpental Akibat Ledakan Bom AS"
NARASIBARU.COM - Suasana mencekam menyelimuti Venezuela ketika serangan militer Amerika Serikat terjadi pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Dentuman ledakan dan tembakan memecah keheningan, menciptakan momen paling menegangkan bagi para prajurit di garis depan.
Kesaksian langsung datang dari Ricardo Salazar, prajurit Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian Venezuela. Ia mengungkapkan kepanikan dan kebingungan yang melanda selama serangan udara mendadak itu.
Detik-Detik Ledakan Dahsyat yang Menerbangkan Prajurit
Ricardo menuturkan, suara ledakan bersahutan dan siulan keras di udara membuat arah serangan sulit dikenali. "Saya mendengar ledakan, saya mendengar siulan. Semuanya seperti siulan. Untuk sesaat saya tidak mendengar helikopter," ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Artikel Terkait
AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional: Dampak dan Kekhawatiran Indonesia
Video Call Parera 11 Menit Viral: Fakta, Modus, dan Bahaya Penyebaran Ilegal
Panduan Lengkap Pengiriman Laut China ke UAE: Dokumen, Bea Cukai & Tips 2024
Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Beri Peringatan Keras: Analisis Ketegangan AS-Iran 2024