Pernyataan resmi mereka menegaskan bahwa keamanan, kemerdekaan, dan integritas teritorial Iran adalah garis merah yang tak terpatahkan. Republik Islam Iran tidak akan membatasi respons jika keputusan untuk membalas telah diambil.
Netanyahu Hubungi Putin untuk Meredam Ketegangan
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta bantuan Presiden Rusia Vladimir Putin. Netanyahu meminta Putin menyampaikan pesan kepada Iran bahwa Israel tidak berniat melancarkan serangan.
Permintaan ini, dilaporkan oleh media Israel KAN, muncul di tengah kekhawatiran Israel akan dilakukannya serangan pendahuluan oleh Iran. Netanyahu disebut telah mengirim pesan serupa melalui Putin pada Oktober 2025.
Namun, di hadapan Knesset, Netanyahu juga menyampaikan pesan keras. Dia mengirim pesan ke Iran bahwa jika Israel diserang, Iran akan menghadapi "konsekuensi yang sangat parah."
Laporan KAN menyebutkan adanya kekhawatiran di pemerintahan Israel bahwa miskalkulasi oleh Iran dapat memicu serangan, yang didorong oleh ketakutan Tehran akan diserang kembali oleh Israel. Beberapa pekan terakhir, Israel dikabarkan menggelar serangkaian diskusi keamanan membahas ancaman dari Iran.
Artikel Terkait
AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional: Dampak dan Kekhawatiran Indonesia
Video Call Parera 11 Menit Viral: Fakta, Modus, dan Bahaya Penyebaran Ilegal
Panduan Lengkap Pengiriman Laut China ke UAE: Dokumen, Bea Cukai & Tips 2024
Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Beri Peringatan Keras: Analisis Ketegangan AS-Iran 2024