Perempuan Turki Klaim Sebagai Putri Kandung Donald Trump, Desak Tes DNA
Seorang perempuan asal Turki membuat klaim mengejutkan dengan menyatakan dirinya adalah putri kandung dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Perempuan bernama Necla Ozmen itu bertekad membuktikan klaimnya dan meminta Trump bersedia memberikan sampel untuk tes DNA.
"Saya tidak ingin membuatnya kesulitan. Saya hanya ingin tahu yang sebenarnya," ujar Ozmen seperti dikutip dari surat kabar Turki, Hurriyet.
Ia menambahkan, "Saya hanya ingin tahu apakah dia ayah saya. Saya ingin dia berbicara kepada saya. Saya bisa membuktikannya dengan tes DNA, jika dia setuju. Saya percaya dia adalah ayah yang baik. Saya juga percaya dia tidak akan menolak saya."
Asal Usul Klaim Putri Donald Trump
Necla Ozmen, yang dibesarkan di Ankara oleh pasangan Sati dan Dursun Ozmen, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui statusnya sebagai anak angkat pada tahun 2017. Saat itu, ibunya mengaku bahwa Necla sebenarnya diadopsi.
Kisahnya bermula ketika ibunya yang tengah hamil mengalami keguguran. Mereka kemudian didekati oleh seorang wanita Amerika bernama Sophia yang mempercayakan bayi perempuannya untuk dirawat. Sophia konon mengungkapkan bahwa ayah kandung bayi tersebut adalah Donald Trump.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Protes Diskriminasi Polda Metro Jaya: 5 Tersangka & Saksi Kasus Ijazah Jokowi Tak Diperiksa
Gibran Rakabuming Raka Dikritik Netizen Usai Lakukan Pelanggaran Tangan Saat Main Bola di Wamena
Bangkai Pesawat ATR 42 Hancur di Gunung Bulusaraung Pangkep: Update Evakuasi 10 Korban
SP3 Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Analisis Intervensi Politik dalam Kasus Hukum