Dasar Klaim dan Upaya Hukum
Meski belum memiliki bukti kuat, Necla meyakini klaimnya berdasarkan kemiripan fisik yang ia lihat antara dirinya dengan Donald Trump beserta anak-anaknya. Ia juga menyoroti adanya ketidaksesuaian dalam dokumen status sipil resminya.
Upaya hukumnya untuk meminta tes paternitas sempat ditolak oleh pengadilan keluarga di Ankara pada September lalu. Pengadilan berpendapat bukti yang diajukan belum cukup untuk memulai prosedur, terlebih karena melibatkan warga negara asing yang sangat terkenal.
Namun, perempuan berusia 55 tahun ini tidak patah semangat. Ia telah mengajukan banding atas keputusan tersebut dan mengirimkan sejumlah petisi ke Kedutaan Besar AS di Turki serta pengadilan di Amerika, sambil menantikan tanggapan.
Bagaimana Kelanjutan Kasus Ini?
Klaim Necla Ozmen sebagai putri Donald Trump tentu menimbulkan berbagai spekulasi. Publik kini menunggu apakah Donald Trump atau perwakilannya akan menanggapi permintaan tes DNA ini. Kasus ini menyoroti kompleksitas proses hukum terkait tes paternitas yang melintasi negara, terutama ketika melibatkan figur publik tingkat dunia.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Protes Diskriminasi Polda Metro Jaya: 5 Tersangka & Saksi Kasus Ijazah Jokowi Tak Diperiksa
Gibran Rakabuming Raka Dikritik Netizen Usai Lakukan Pelanggaran Tangan Saat Main Bola di Wamena
Bangkai Pesawat ATR 42 Hancur di Gunung Bulusaraung Pangkep: Update Evakuasi 10 Korban
SP3 Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis: Analisis Intervensi Politik dalam Kasus Hukum