Aksi pemadaman mikrofon itu memicu gelombang teriakan protes dari para undangan, Sentono, dan Abdi Dalem Keraton yang hadir. Suasana menjadi tidak kondusif.
Intervensi Fadli Zon dan Kelanjutan Acara
Menyaksikan ketegangan, Menteri Fadli Zon menghampiri GKR Timoer Rumbai untuk berdialog. Ia juga melakukan pembicaraan dengan Permaisuri PB XIII. Meskipun mendapat penolakan, Fadli Zon tetap melanjutkan agenda dengan melakukan penyerahan SK secara simbolis.
Penjelasan Pemerintah tentang Tujuan Penunjukan
Fadli Zon dalam pernyataannya menegaskan bahwa penunjukan pelaksana ini bertujuan menjamin keberlanjutan pelindungan dan pemajuan kebudayaan Keraton Surakarta. Ia juga menyebut langkah ini penting untuk memastikan penggunaan dana publik dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
"Kita melihat dari sisi pemerintah, tujuannya untuk melakukan penjagaan terhadap cagar budaya ini," tandas Fadli Zon.
Artikel Terkait
Guru SMK Dikeroyok Siswa di Jambi: Kronologi Lengkap & Pengakuan 2 Pihak
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz Tewaskan 21 Orang: Kronologi & Penyebab Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Data Kenaikan 40% Akibat Perang Gaza
Bocil Block Blast Viral: Fakta, Ancaman Malware & Cara Aman Menyikapinya