Tak lama setelah insiden, aparat gabungan kepolisian dan militer Filipina segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Baku tembak pecah di wilayah Barangay Meta, Datu Unsay. Dalam kontak senjata tersebut, tiga orang penyerang dilaporkan tewas.
Pihak kepolisian Filipina kini telah membentuk satuan investigasi khusus untuk menelusuri motif dan otak intelektual di balik serangan berani ini. Polisi menduga ada kelompok bayaran yang terlibat, mengingat senjata RPG yang digunakan bukanlah senjata biasa.
Insiden Sorotan Nasional dan Pengamanan Diperketat
Serangan terhadap pejabat tinggi ini langsung menjadi sorotan nasional di Filipina dan dicatat sebagai salah satu aksi paling berani dalam beberapa tahun terakhir. Keamanan di wilayah Shariff Aguak dan sekitarnya langsung diperketat secara signifikan.
Aparat keamanan masih terus berjaga-jaga dan melakukan patroli ketat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan susulan atau gangguan keamanan lainnya. Investigasi masih terus berlangsung untuk mengungkap jaringan lengkap di balik percobaan pembunuhan ini.
Artikel Terkait
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Armada USS Abraham Lincoln Bergerak ke Timur Tengah
Hogi Minaya: Kronologi Lengkap, Kasus Hukum, dan DPR Panggil Kapolresta Sleman
Suami Jadi Tersangka Usai Lawan Jambret: Kompolnas Soroti Ancaman bagi Ketahanan Masyarakat
Polda Metro Periksa Novel Bamukmin, Lapor Pandji Pragiwaksono soal Stand Up Comedy Mens Rea di Netflix