Deddy menyayangkan tindakan oknum yang hanya berdasarkan kecurigaan tidak masuk akal, yaitu bahwa es gabus terbuat dari spons. Ia menilai tindakan itu tidak manusiawi dan mencederai institusi.
Bukan untuk Konten, Murni Niat Bantu
Deddy menegaskan bahwa niatnya sejak awal adalah tulus membantu, bukan untuk menjadikan sang kakek sebagai bahan konten wawancara. Bantuan tempat usaha diharapkan dapat mengembalikan mata pencaharian Sudrajat dengan lebih layak.
Harapan Deddy atas Kasus Ini
Deddy berharap kasus penjual es gabus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Empati dan kemanusiaan harus selalu dikedepankan, terutama dalam melindungi dan memperlakukan masyarakat kecil yang tidak berdaya.
Ia juga menyindir oknum aparat yang dianggap hanya berani kepada rakyat kecil, dengan menyoroti perbedaan perawakan yang sangat mencolok antara pelaku dan korban.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi (MBG) Bappenas: Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?
Anwar Abbas Peringatkan Prabowo Soal Dewan Perdamaian AS-Israel: Analisis Risiko & Dana Rp16,7 T untuk Gaza
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara