Adi menekankan pentingnya pernyataan resmi dari Partai Demokrat untuk mengklarifikasi spekulasi yang beredar dan mengonfirmasi maksud sebenarnya dari pertemuan ini.
Pernyataan dan Penegasan Afriansyah Noor
Usai pertemuan, Afriansyah menyebut agenda pertemuan lebih bernuansa nostalgia dan diskusi ringan tentang kondisi nasional, termasuk dukungan terhadap kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Dalam kapasitasnya sebagai Wamenaker, ia menegaskan fokus pada penyelesaian isu strategis ketenagakerjaan seperti upah buruh, profesionalisme, dan kesejahteraan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Secara tegas, Afriansyah juga menyangkal keterkaitan Partai Demokrat dengan polemik ijazah Jokowi:
"Demokrat sangat tidak mungkin membuat fitnah atau menuduh. Itu bukan wataknya Pak SBY, bukan wataknya Mas AHY, dan juga bukan wataknya Partai Demokrat," tegasnya.
Pesan Persatuan dan Salam untuk SBY-AHY
Afriansyah menyampaikan bahwa Jokowi menitipkan salam untuk SBY dan AHY. Pesan intinya adalah ajakan untuk bersatu membangun bangsa. Jokowi berharap seluruh tokoh bangsa dapat bersinergi untuk menciptakan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.
Pertemuan ini menyisakan tanda tanya sekaligus penegasan. Di satu sisi, disebut sebagai kunjungan santai dan nostalgia. Di sisi lain, analisis politik melihatnya sebagai langkah untuk meredakan konflik dan memperjelas posisi partai di tengah dinamika politik nasional.
Artikel Terkait
Ebook Puasa Air 17 Hari: Dokumentasi Nyata Perubahan Tubuh & Mental
DPR Kritik BPJPH: Dapur MBG Tak Bersertifikat Halal, Berisiko Keracunan?
Lavrov Sebut Dokumen Epstein Bukti Satanisme Elite Barat: Analisis Lengkap
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Nonaktifkan PBI Jatuhkan Citra Pemerintah dan Rugikan Anggaran