Fakta Mengejutkan: Firaun Mesir Ternyata Banyak yang Penyakitan
Pada tahun 1965, saat proyek penyelamatan patung Abu Simbel dari genangan Bendungan Aswan berlangsung, sebuah penelitian medis sejarah yang revolusioner juga dilakukan. Ahli dari Mesir dan Amerika Serikat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa ribuan mumi, termasuk jasad para penguasa Mesir Kuno.
Dengan izin Kementerian Barang Antik Mesir, tim yang dipimpin oleh Prof. James E. Harris dari Universitas Michigan dan antropolog Prof. Kent R. Weeks melakukan pemindaian sinar-X terhadap mumi-mumi Firaun, Ratu, dan pendeta tinggi di Museum Kairo. Hasilnya, yang diterbitkan dalam buku "X-raying the Pharaohs", mengungkap kondisi kesehatan para penguasa agung yang jauh dari gambaran fisik sempurna.
Penyakit-Penyakit yang Diderita Para Firaun
Pemindaian sinar-X mengungkap bahwa banyak Firaun meninggal dalam usia muda dan mengidap berbagai penyakit kronis. Kebersihan gigi yang buruk menjadi masalah umum, menyebabkan abses dan kerusakan parah.
Ramses II (Ramses Agung)
Firaun legendaris pembangun Abu Simbel ini menderita artritis berat pada sendi pinggul dan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah) di kaki. Kondisi ini diduga menyebabkan "kaki dingin" dan rasa sakit saat bergerak. Ramses II juga mengalami masalah gigi parah dengan banyak gigi berlubang dan abses.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Desak DPR Batalkan Perjanjian Dagang Prabowo-Trump yang Dinilai Merugikan Indonesia
Viral Ibu Kost Halmahera: Fakta Lengkap, Lokasi SPBU Waebulen, dan Respons Aparat
Fadli Zon: Era Jokowi Selesai? Analisis Lengkap & Potensi Dinasti Politik Gibran
Guru Tulungagung & Karyawan Semen Indonesia Digerebok Istri di Hotel Tuban, Jadi Tersangka Perzinaan