Tapi itu udah jadi kan, sudah jadi fakta dan persaingan antara wataknya Jokowi dan wataknya Surya Paloh," tandasnya.
Sebelumnya, Rocky Gerung mengungkapkan bahwa ada jalan tengah dari kerenggangan hubungan Jokowi dan Surya Paloh yakni sosok Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Rocky Gerung, Luhut memahami watak dari Jokowi maupun Surya Paloh.
"Saya kira itu yang paling pas sebetulnya, Pak Luhut kan punya kemampuan manuvering. Pak Luhut tahu lah watak sesama orang Sumatera wataknya Pak Surya Paloh.
Nah Pak Luhut juga tau watak dan bathinnya Pak Jokowi, karena saya kira Pak Luhut yang paling intensif bersentuhan dengan Pak Jokowi," ungkap Rocky Gerung.
Lanjut, Rocky Gerung pun mengatakan bahwa akan adanya anggapan terhadap Luhut yakni sebagai yang paling paham dengan politik Istana.
"Gampangnya, orang yang pada akhirnya dianggap sebagai paham tentang politik istana itu adalah Pak Luhut.
Jadi kira-kira itu yang kita inginkan supaya ada semacam sinyal, mau berantakan boleh, tapi jangan berantakan itu memberantakkan demokrasi," imbuhnya. [IndonesiaToday/NW]
Sumber: nw.wartaekonomi.co.id
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis