Sementara, di tengah angin kencang, beberapa jamaah lainnya terlihat tetap melaksanakan ibadah.
Mengutip laporan The National News, di lain tempat, yang tampaknya jauh dari Masjidil Haram, memperlihatkan banjir besar di jalan-jalan raya di Jeddah, selatan Makkah, yang menggenangi mobil yang hendak melintas.
Akibat cuaca buruk tersebut, pihak berwenang Makkah memerintahkan sekolah-sekolah untuk tetap tutup pada Rabu (23/8), karena badai itu diperkirakan akan terus menghantam Makkah pada selama pekan ini.
"Badai sedang hingga lebat yang akan menyebabkan hujan lebat, disertai hujan es dan angin aktif yang mengaduk debu dan pasir, yang membatasi jarak pandang horizontal diperkirakan akan terus berlangsung di beberapa bagian wilayah Jazan, Asir, Al Baha, Makkah dan Madinah," bunyi pernyataan dari Pusat Meteorologi Nasional.
Tahun lalu, cuaca serupa yang menyebabkan banjir hingga menghanyutkan mobil dikabarkan juga pernah terjadi di Mekkah, di kota paling suci di Arab Saudi itu.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan