NARASIBARU.COM - Aksi penistaan Al-Quran kembali terjadi, kali ini dilakukan di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag, Belanda. Penista yang merupakan ekstremis anti-Islam ini juga beraksi di depan sejumlah kedubes anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) lainnya.
Aksi ini dilakukan oleh Edwin Wagensveld, pemimpin Pegida (Patriotik Eropa Melawan Islamisasi Barat), kelompok garis keras yang rasis, pada Sabtu, 23 September 2023.
Mengutip media Turki, Daily Sabah, Wagensveld merobek salinan Al-Quran di depan Kedubes Turki, Pakistan, dan Indonesia. Selain merobek, dia juga menghina Islam dan kaum muslimin.
Dari video yang beredar, dalam aksi itu Wagensveld hanya didampingi dua rekannya. Namun, penjagaan polisi cukup ketat.
Wagensveld mengucapkan terima kasih atas perlindungan polisi tersebut.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup