Oh iya bicara desain, fascia-nya semacam ada persamaan bentuk. Tengok saja lampu utama model split dengan sudut melancip, yang lengkap dengan lubang ram air pada sisi luar housing lampu.
Lanjut menyoal fairing, lagi-lagi dibuat agak mirip. Khususnya lekukan, tarikan garis, maupun lubang pada bagian bawah, serta pada sirip kisi-kisi udaranya.
Adapun pada tengah ke belakang, menggunakan suspensi monoshock dengan swing arm tunggal, yang mana merupakan ciri khas motor Ducati. Dipercantik pula dengan knalpot dual pipe yang membuatnya makin berisi secara visual.
Sementara itu yang membuatnya beda jauh ada pada penggunaan sein. Pada Ducati menyatu pada spion, sementara di Ducasu menempel di fairing. Sisi premium dan elegannya jadi berkurang.
Urusan rangka juga mengguakan Deltabox atau twin spar alumunium, bukan tubular perimeter yang tersemat di motor Ducati. Bagian lain yang bikin mengernyitkan dahi adalah housing lampu rem, yang malah mirip Honda CBR500RR.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis