Salah satu warga Palestina, Sabreen al-Attar, berusaha melarikan diri ketika mendengar roket demi roket meluncur di atas pemukimannya.
“Saat saya melarikan diri, saya melakukannya demi anak-anak saya. Hidup mereka ada di pundak saya," ujar al-Attar.
Meski begitu, warga Palestina mengatakan tidak ada jalan keluar yang nyata di Gaza, lantaran wilayah tersebut sudah diblokade oleh Israel selama belasan tahun.
"Kami tidak punya tempat lain untuk pergi," lanjut al-Attar.
Dalam sebuah pengarahan pada Selasa (10/10), jurubicara militer Israel Letkol Richard Hecht menyarankan agar warga Palestina mencoba meninggalkan Gaza melalui perbatasan Gaza dengan Mesir.
Kendati begitu, para pejabat Hamas yang mengawasi perbatasan mengatakan hanya warga Gaza yang telah mendaftar lebih dulu yang bisa menyeberang ke Mesir. Di sisi lain, hanya sejumlah kecil orang yang mendapat izin tersebut.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup