"Kalau kutu, itu memang loncat, tapi kalau politisi itu langkahnya harus tepat," kata Cak Imin.
Menurutnya, pilihan berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024 bukan langkah nyaman atau pragmatis hanya demi mendapatkan kekuasaan.
Melainkan sebagai pilihan untuk siap bekerja berat karena meninggalkan zona nyaman untuk perjuangan idealisme.
Bersama Anies, Cak Imin siap menghadirkan perubahan yang lebih baik demi Indonesia yang lebih adil dan makmur serta meluruskan jalan reformasi.
"Kalau aku mau pragmatis cari enaknya aku pilih yang nawarin kasih duit atau yang mau enak sendiri. Ini pilihan untuk kerja besar dan berat," tegas Cak Imin.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!