Karhi mengklaim, akses internet Starlink justru akan digunakan oleh Hamas untuk menjalankan aktivitasnya.
Baru-baru ini, CEO Tesla dan SpaceX, Elo Musk, mengatakan pihaknya akan menyediakan internet melalui Starlink ke Gaza setelah Israel memblokade jaringan komunikasi dan listrik di sana.
Menurut perusahaan telekomunikasi Palestina, layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza terputus total di tengah pemboman besar-besaran Israel terhadap jalur feeder, menara, dan jaringan.
Hingga saat ini, setidaknya 7.703 warga Palestina, termasuk 3.595 anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel, sementara jumlah korban tewas di Israel mencapai lebih dari 1.400 orang.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup