Selain MAB, banyak kendaraan lain yang ikut berpartisipasi, diantaranya adalah BMW, DFSK, Hyundai, KEVCBU, Morris Garage (MG), Prestige, dan Wuling.
Juga ada sejumlah kendaraan roda dua yang berbasis listrik yaitu Benelli-Keeway, Davigo, Gesits, Gotion High-Tech, Greentech, Kymco, Rakata, Saige, Selis, Smartby dan Volta.
Kini, Moeldoko pun terus menggalakkan kendaraan listrik melalui PEVS 2023.
Saat membuka PEVS 2023, Moeldoko menegaskan, kebijakan pemerintah Indonesia termasuk beberapa negara lain adalah mendukung kendaraan listrik ini.
"Pertemuan KTT Asean 42 lalu di Labuan Bajo, ada satu hal penting yang perlu saya informasikan bahwa pimpinan negara ASEAN sepakat perlu membangun ekosistem untuk perkembangan electrical vehicle (EV) di seluruh negara ASEAN," katanya.
Sebelumnya, Moeldoko pun turut bereaksi atas kritik Anies Baswedan tentang kebijakan pemerintah yang tak tepat sasaran yakni pemberian subsidi kepada pembeli mobil listrik.
Dengan tegas dia bilang pemerintah sudah punya road map jelas tentang kendaraan listrik khususnya mobil listrik.
"Jalan aja, wong itu (insentif mobil listrik) kan program pemerintah telah menyiapkan instrumen untuk pengembangan mobil listrik," tegas Moeldoko saat ditemui di Ball Room Hotel Pullman Bunderan HI, Jakarta, Senin (15/5/2023).
Dia juga memastikan program ini terus berjalan meskipun ada kritikan dari berbagai pihak, khususnya Anies.
"Tetap jalan, iya dong," ucapnya. [IndonesiaToday/cnbc]
Sumber: cnbcindonesia.com
Artikel Terkait
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump