Sahroni mengatakan penyelenggara tinggal meminta kepada pihak Coldplay agar jangan membawa isu LGBT dan semacamnya dalam konser tersebut.
"Dalam hal ini Polri bersama promotor yang akan bantu melakukan pendekatan, bukan malah seenaknya mengambil langkah premanisme untuk membubarkan acara," tegasnya.
Dia mengingatkan jangan ada siapa pun dengan simbol-simbol tertentu yang melampaui wewenang negara.
“Intinya tidak ada siapa pun dengan atribut apa pun yang bisa merasa lebih hebat dari negara. Kedudukan kita semua sama, harus patuh ke pemerintah dan aparat penegak hukum,' tutur Sahroni.
Oleh karena itu, dia berharap tidak ada pihak-pihak yang mencoreng kesenangan masyarakat saat konser tersebut digelar nanti.
"Jangan sampai ini mencoreng kesenangan masyarakat dan nama Indonesia di mata dunia. Konser Coldplay ini cukup sampai perang tiket saja, tidak usah perang urat syaraf apalagi fisik," ujar Sahroni.(fat/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup