Sementara itu, Raisi dalam teleponnya bersama Erdogan menekankan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki hak ikut campur dalam membuat keputusan apapun untuk rakyat Gaza.
"Amerika tidak mempunyai hak untuk campur tangan dan mengambil keputusan untuk rakyat Gaza, dan tindakan apa pun yang mereka ambil dalam hal ini pasti akan gagal," tegasnya.
Sejak pecahnya perang antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober, Erdogan mengambil sikap tegas terhadap Israel. Dia menggambarkan Israel sebagai “negara teror”.
Sementara itu, Teheran lebih fokus pada peran AS dalam mendukung Israel. Raisi menyebut bahwa berakhir atau tidaknya perang sebenarnya ada di tangan Washington.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup