NARASIBARU.COM - Hanya berselang kurang dari 2 jam setelah gencatan senjata berakhir, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 32 orang telah tewas oleh serangan udara jet-jet tempur Israel.
Warga Gaza yanf tewas tersebut antara lain berasal dari Khan Younis yang beberapa saat sebelumnya disuruh oleh militer Israel agar segera mengungsi ke Rafah, di perbatasan Gaza dengan Mesir di bagian selatan dengan alasan akan menggelar operasi militer di wilayah Khan Younis.
Warga yang sedang berbondong-bondong mengungsi tersebut rupanya hanya menjadi korban tipu muslihat militer Israel. Jet-jet tempur Israel langsung membombardir mereka melalui udara.
Serangan jetjet tempur Israel yang mendadak ini membuat warga sipil Palestina ketakutan dan mencoba menyelamatkan diri mencari tempat perlindungan.
Suara sirene roket terdengar di Israel bagian selatan sepanjang Jumat tadi hanya berselang beberapa jam setelah gencatan senjata yang berlangsung sepekan berakhir dan gagal diprpanjang.
Militer Israel mengumumkan telah melanjutkan operasi tempur di Gaza. Mereka menuduh Hamas melanggar gencatan senjata dengan menembakkan roket.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup