NARASIBARU.COM—Amerika Serikat berada dalam tekanan global dalam menanggapi krisis pengungsi Rohingya.
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, menekankan pentingnya negara-negara tujuan pengungsi, khususnya Amerika Serikat (AS), untuk menerima pengungsi Rohingya.
Dorongan ini muncul di tengah gelombang pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh, Indonesia, dalam beberapa bulan terakhir.
AS, sebagai negara pihak dalam Protokol Pengungsi Tahun 1967, memberikan respons terhadap krisis ini.
AS mengakui semangat kemanusiaan Indonesia yang telah memberikan perlindungan kepada ribuan pengungsi Rohingya.
Baca Juga: Ma’ruf Amin katakan jika tengah berkoordinasi dengan UNHCR untuk tangani pengungsi Rohingya
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup