Menurut Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, Rezim Vladimir Putin di Rusia semakin menunjukkan persahabatan dengan Islam seperti adanya gagasan friendly Islamic civilization (persahabatan dengan peradaban Islam) di Rusia.
"Sebagai akibatnya, adanya kecenderungan pengisolasian Rusia terkait operasi militer Rusia ke Ukraina terakhir ini banyak negara/lembaga Islam menunjukkan dukungan terhadap Russia," kata Din.
"Mereka menilai Barat termasuk Amerika Serikat tidak menepati janji agar NATO tidak bergerak ke Timur yang hanya akan mengancam Rusia," sambungnya.
Din mengatakan, perang tersebut memang harus dihentikan, tetapi berlaku juga bagi ketidakadilan global.
"Memang perang harus dihentikan, tapi ketidakadilan global harus juga disingkirkan. Maka, kerja sama Rusia dan dunia Islam harus mendorong perdamaian dunia yang sejati, yakni menghilangkan ketidakadilan global, standar ganda, dan berbagai bentuk fobia khususnya terhadap Islam," pungkas Din.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis