Setelah ziarah dan melayani santri bersalaman, Prabowo kemudian masuk ke Ndalem Kasepuhan. Bersama pengasuh Pesantren Tebuireng, Prabowo menggelar pertemuan tertutup selama hampir 1 jam.
Baca juga: Usai Bertemu SBY, Prabowo Dijadwalkan Jumpa Muhaimin Minggu Malam Ini di Jombang
Keluar dari Ndalem Kasepuhan dan beranjak meninggalkan Pesantren Tebuireng, Prabowo menyampaikan tujuannya datang ke Tebuireng.
“Saya ke sini dalam rangka silaturahmi dan nyekar ke (makam) Gus Dur. Saya kan, sudah lama sebagai keluarga besar di sini (Ponpes Tebuireng),” kata Prabowo.
Disinggung terkait kunjungan dan pertemuannya dengan pengasuh Pesantren Tebuireng, Prabowo menyatakan jika pertemuan tersebut tidak membahas soal politik, terutama soal pencalonan presiden pada Pemilu 2024.
Pernyataan senada disampaikan Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
Dia menjelaskan, pertemuan dengan Prabowo, lebih banyak membahas tentang kondisi Bangsa Indonesia dan upaya-upaya yang perlu terus dilakukan untuk menjaga persatuan bangsa.
Baca juga: Prabowo Bertemu SBY, Muhaimin: Kami Welcome jika Demokrat Gabung KKIR
“Kehadiran beliau ke Tebuireng ini dalam rangka silaturahmi, gak ada acara-acara khusus. Kita bicara umum saja dan secara umum, kita harus menjaga persatuan,” kata Gus Kikin.
Selain berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Prabowo Subianto pada Minggu (21/5/2023), dijadwalkan juga berkunjung ke Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.
Di Pesantren Bahrul Ulum, Prabowo dijadwalkan menghadiri acara Istighosah bersama sejumlah kiai sepuh dan santri.
Sumber: surabaya.kompas.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis