Saya tidak menyangka akan viral. Sejak awal saya bukan mau aji mumpung, tapi hanya butuh mediasi tanggung jawab dari yang bersangkutan sehingga masalah ini selesai," ungkap Atika.
Atika juga membantah kabar bahwa dirinya meminta ganti rugi sebesar Rp 1 miliar.
Baca Juga: Anak Gap Year Masih Boleh Ikut SNBT 2024, Ketahui Ini Syaratnya
Menurutnya, kerugian yang dialaminya tidak hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup kondisi kesehatannya yang memburuk setelah kecelakaan.
Pernyataan Atika mengenai kecelakaan ini menciptakan perbincangan lebih lanjut di kalangan masyarakat.
Kasus kecelakaan ini juga mendapatkan tanggapan dari Kasat Lantas Polres Batang, AKP Wigiyadi, yang mengonfirmasi bahwa mobil Pajero ditabrak oleh bus PO Haryanto.
Meski saat ini kedua belah pihak tengah dalam proses mediasi, belum ada titik terang yang ditemukan.
"Ya masih kita tangani kasus ini. Saat ini masih dilakukan mediasi antara keduanya. Mungkin keduanya belum menemukan titik temu," ungkap Wigi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sewaktu.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis