Namun meski begitu, Mahfud MD mengungkap bahwa Presiden Jokowi justru bersikap seperti berikut kepada dirinya.
“Saya mau cerita nih, ketika saya habis ditetapkan sebagai calon wakil presiden, saya kan ke Pak Jokowi
,” ujar Mahfud MD dalam podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Senin (8/1/24).
Mahfud MD menuturkan jika saat dirinya ditetapkan sebagai cawapres Ganjar, Presiden Jokowi sedang ada di Beijing sehingga memang dirinya belum sempat lapor.
Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2024 Membuka 6.027 Formasi! Cek Kuota PKN STAN hingga STMKG di Sini
“Waktu saya tanda tangan Pak Jokowi sedang di Beijing, saya ndak lapor, saya tanda tangan , saya bersedia,” beber Mahfud.
Kemudian Mahfud MD mengirimkan surat kepada Jokowi meminta agar dirinya dipanggil pada kesempatan pertama.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis