"Semoga PDI Perjuangan mendapatkan kader yang lebih baik, lebih loyal, lebih profesional dan lebih berkualitas dari saya. Saya mohon pamit, merdeka," ujar pria akrab dipanggil Ara itu di Jakarta.
Sementara itu, Senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, Ara selama ini memang sedang menjaga jarak dengan partai. Bisa saja lantaran prospek karirnya di PDIP tidak menjanjikan.
"Tapi naga-naganya sedang menjaga jarak, atau merasa prospek karier di partai tidak menjanjikan," ujar Hendrawan.
Hendrawan menyebut kiprah Ara juga surut di PDIP. cAra juga dinilai lebih dekat dengan Istana.
Baca Juga: PDIP Paling Gede Terima Sumbangan Dana Kampanye, Partai Ummat Sepi, Ini Rinciannya
Surutnya semangat Ara sejak posisi Ketum TMP tidak dijabatnya lagi dan diganti Hendrar Prihadi.
Ara juga disebut lebih dekat dengan Istana dan sedang serius menggarap bisnisnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: smol.id
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!