"Pelaku mencoba membantu membelikan susu, terus air kelapa, tetapi tak lama kemudian korban kejang-kejang, tersangka akhirnya membawa ke rumah sakit Elisabeth," ujarnya.
Kombes Irwan menyebut dari hasil pemeriksaan forensik, korban diketahui meninggal karena gangguan napas, keracunan, dan mati lemas.
Walau begitu, pihaknya masih akan mendalami lebih lanjut penyebab kematian siswi SMA Negeri 2 Semarang tersebut.
"Masih akan kami dalami lagi melalui pemeriksaan lanjutan terkait mikrobiologi, patologi, dan toksiologi, untuk mengetahui penyebab kematian korban secara pasti," tuturnya. (mcr5/jpnn)
Sumber: jateng.jpnn.com
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis