Kemudian ada Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang sebelumnya dikeluarkan oleh masa kepemimpinan Joko Widodo.
Saat Anies menjabat, KJP dioptimalkan menjadi KJP Plus. Hal itu dilakukan untuk memberikan manfaat bagi seluruh warga DKI Jakarta di usia sekolah hingga SMA/SMK.
Prestasi Ganjar Pranowo Jadi Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo telah melakukan sejumlah terobosan menoreh banyak prestasi sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama hampir 10 tahun.
Diketahui Ganjar akan mengakhiri masa jabatan kedua sebagai Gubernur Jawa Tengah pada 5 September 2023.
Selama dua periode kepemimpinan Ganjar, Jawa Tengah mempunyai 28 Mal Pelayanan Publik (MPP) yang jumlahnya jadi yang terbanyak di Indonesia. Kehadiran MPP membuat pelayanan pada masyarakat menjadi mudah, murah, dan cepat.
Ganjar juga terus berupaya menciptakan tata kelola pertanian terbaik sehingga menguntungkan petani lewat program Kartu Tani yang sudah ada sejak tahun 2015. Kartu Tani menjadi alat kontrol pemberian subsidi pupuk pada petani yang membutuhkan.
Program Kartu Tani punya andil besar menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia pada tahun 2019.
Sementara itu untuk meringankan pelaku UMKM, Ganjar meluncurkan kredit usaha rakyat (KUR) supermikro dengan bunga 3 persen per tahun.
Ganjar juga menggencarkan program micro-targeting untuk mengatasi kemiskinan sampai tingkat desa. Selama memimpin Jawa Tengah, Ganjar telah mengentaskan sekitar 1 juta orang miskin.
Angka kematian ibu (AKI) juga menurun sekitar 52 persen. Capaian itu tak terlepas dari program "Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng" (5 Ng) yang telah digagas sejak tahun 2016.
Ganjar pun berupaya mendongkrak pertumbuhan investasi melalui Koridor Ekonomi Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata (Keris) Jateng.
Forum yang dibentuk sejak tahun 2018 itu terbukti bisa menarik investor sekaligus meningkatkan daya saing global dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Bukan hanya itu, Ganjar juga berupaya mencegah perundungan, eksploitasi dan membantu anak mengembangkan inovasi lewat program "Jogo Konco".
Diketahui Jogo Konco adalah aplikasi berbasis situs web sebagai wadah sharing dan curhat anak ketika mengalami problem keseharian, seperti pendidikan, kesehatan, sosial budaya, ataupun bullying.
Untuk mendukung program itu, Ganjar juga menciptakan Aplikasi Perempuan dan Anak Rentan (Apem Ketan) untuk mendampingi anak yatim dan piatu.
Saat pandemi Covid-19, aplikasi itu sangat bermanfaat karena mampu mendata 7.967 anak di Jateng yang keluarganya terdampak. [IndonesiaToday/suara]
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup