Ia lahir di Medan, Sumatera Utara, pada tahun 1954. Salah satu perusahaan yang ia pimpin adalah JNE.
Djohari memilih untuk memeluk agama islam dan menjadi mualaf sejak tahun 1982, meski keluarganya berasal dari kelompok pedagang Tionghoa yang beragama Buddha.
Usai memeluk agama Islam, Djohari Zen menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupannya.
Djohari pun memiliki mimpi besar untuk membangun 99 masjid. Mimpi ini menjadi salah satu dari banyak cita-citanya.
Irwan Mussry
Irwan Mussry merupakan orang terkaya di Indonesia berikutnya yang kemudian memutuskan untuk menjadi mualaf.
Suami dari artis Maia Estianty ini berasal dari keluarga Yahudi.
Tahun 1987, usai menyelesaikan pendidikannya di Los Angeles, Amerika Serikat, ia pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan merintis bisnis sendiri berupa jam tangan.
Saat ini, ia sudah menjadi Presiden Direktur dan CEO Timerindo Perkasa International retail dalam 40 merek jam tangan kualitas dunia, seperti Rolex, Chanel, Gucci, dan yang lainnya.
Lee Kung Hyun
Vice President Samsung Electronic Indonesia, Lee Kang Hyun, juga menjadi salah satu pengusaha yang memutuskan menjadi mualaf.
Keingin tahuanya pada agama islam yang mendurung Lee Kang Hyun memutuskan untuk menjadi mualaf. Akhirnya, pada tahun 1994 Lee Kang Hyun pun resmi menjadi seorang mualaf atau tepat setahun Lee bertugas di Indonesia.
Saat ini, Lee Kang Hyun menjabat sebagai Vice President sekaligus Chief Operating Officer (COO).
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup