Australia memperingatkan wisatawan bahwa "kejahatan dengan kekerasan lebih umum daripada di Australia. Kejahatan senjata juga lazim. Jika Anda tinggal di AS, pelajari dan latih latihan penembak aktif."
Seperti Australia, Inggris juga memperingatkan warganya bahwa kejahatan kekerasan di AS, termasuk kejahatan senjata, "jarang melibatkan turis", tetapi menyarankan para pelancong untuk "berhati-hati saat bepergian di daerah asing". Pihak berwenang menambahkan bahwa "insiden penembakan massal dapat terjadi, tetapi persentase kematian pembunuhan sangat kecil."
Kanada, Australia, dan Inggris Raya memiliki rata-rata kematian dan insiden terkait kekerasan senjata api yang jauh lebih rendah dibanding AS. Menurut data pemerintah yang dikumpulkan oleh BBC, hanya 4 persen dari semua pembunuhan di Inggris adalah pembunuhan terkait senjata dibandingkan dengan 13 persen di Australia, 37 persen di Kanada, dan 79 persen di AS.
Pilihan Editor: Penembakan Massal Terjadi Lagi di AS, 8 Tewas Termasuk Anak-anak
NEWSWEEK
Sumber: tempo.co
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker
Dokumen Epstein Ungkap Hubungan Hary Tanoe & Trump, Misteri Indonesian CIA Terbongkar
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!