Yudistira yang berprofesi sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengatakan alasan dia turut serta mengembangkan Sirekap karena ingin berzakat lewat ilmu.
"Walaupun tadi ada banyak kekurangan dan kawan-kawan. Ya saya ambil pekerjaan ini, saya mau turun dari kampus karena saya ingin belajar, pengen zakat ilmu gitu ya," ungkap dia.
"Kalau dosen enggak terlalu banyak duitnya, makanya zakat ilmu bismillah," tandas dia.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Perluasan Sawit di Papua: 5 Manfaat Besar untuk Ekonomi, OAP, dan Energi Nasional
Proyek Lumbung Pangan Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Potensi Kerugian Negara
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan